You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pohon rawan tumbang jakut anita
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

1.150 Pohon Rawan Tumbang di Jakarta Utara Sudah Ditangani

Pasukan Hijau Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Utara sudah menangani sebanyak 1.150 pohon rawan tumbang dan sempal selama periode Januari hingga Februari 2026. Penanganan dilakukan di berbagai lokasi di enam wilayah kecamatan.

"Terjadi penurunan kasus pohon tumbang"

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara, Reina Camelia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program rutin yang bertujuan menjaga keselamatan warga. Upaya preventif melalui pemangkasan dan penataan pohon secara berkala dinilai efektif menekan kejadian pohon tumbang.

Petugas Tangani Pohon Rawan Tumbang di Pulau Kelapa

"Alhamdulillah, bulan ini terjadi penurunan kasus pohon tumbang yang cukup signifikan karena sebelumnya kami telah melakukan pemangkasan rutin di lokasi-lokasi rawan," ujarnya, Kamis (5/3).

Reina menjelaskan, berdasarkan rekapitulasi Januari-Februari 2026, dari total 1.150 penanganan tersebut, sebanyak 199 masuk kategori ringan, 743 kategori sedang, dan 84 kategori berat. 

"Kami juga menangani 16 kasus dahan sempal serta 47 pohon ditebang karena kondisinya membahayakan," terangnya.

Menurutnya, tren positif juga terlihat pada jumlah kejadian pohon tumbang yang menurun dari 57 kasus pada Januari menjadi empat kasus pada Februari. Capaian ini didukung konsistensi pelaksanaan program Rabu Menoping yang digelar serentak di seluruh kecamatan.

"Program Rabu Menoping terus kami jalankan dengan melibatkan personel di tingkat kota dan kecamatan untuk menyisir pohon yang terlalu rimbun atau berpotensi membahayakan," ungkapnya.

Selain aspek keamanan, lanjut Reina, penataan pohon juga mendukung estetika kota. Lingkungan yang tertata rapi dinilai mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

"Kami ingin memastikan warga Jakarta Utara tetap aman dan nyaman saat beraktivitas meskipun cuaca tidak bersahabat," ucapnya.

Ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan melaporkan potensi bahaya melalui kanal resmi JAKI apabila menemukan pohon rawan tumbang.

"Alhamdulillah, selama dua bulan ini sebanyak 217 laporan warga terkait permasalahan pohon sudah ditindaklanjuti," bebernya.

Ia menambahkan, program Jumat Menanam untuk menjaga keasrian, memperkuat penghijauan, serta mendukung keseimbangan lingkungan di Jakarta Utara juga terus digencarkan.

"Semoga upaya ini dapat meningkatkan keamanan serta menjaga Jakarta Utara tetap hijau dan tertata," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

    access_time28-07-2026 remove_red_eye2559 personAnita Karyati
  2. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye1864 personDessy Suciati
  3. Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

    access_time27-07-2026 remove_red_eye1540 personTiyo Surya Sakti
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye1489 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. 14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time28-07-2026 remove_red_eye1282 personNurito